Jumat, 23 Agustus 2013

M E L E K A T

Selamat pagi!

Sobat...
Telah seberapa lama kita menjalani hidup ini?
Telah seberapa lama kita berkarya di dalam hidup kita?
Telah seberapa banyak harta yang kita kumpulkan?

Tahukah kalian, rejeki, harta, kesehatan yang kita miliki saat ini
sebenarnya bukanlah milik kita yang abadi.
Di dunia ini kita hanyalah menjalani lakon kehidupan yang sudah
diatur semua olehNya.

Ketika kita harus PULANG, kita pun harus meninggalkan semuannya
tanpa bisa kita tawar atau protes lagi.

Jadi untuk apa kita sekarang ini SERAKAH?
Untuk apakita selalu merasa kurang dan kurang?
Untuk apa kita tidak pernah merasa cukup?
Untuk apa kita memegang erat HARTA kita tanpa mau menyisihkan
sedikit saja untuk sesama yang membutuhkan uluran tangan kita?
Mengapa kita selalu menutup mata untuk hal-hal yang seharusnya bisa
kita tangani dengan menyisihkan sedikit saja dari milik kita?

Kemana rasa belas kasih dan nurani kita? Tidak sadarkah bahwa kita pun
sebenarnya hidup tergantung BELAS KASIH dari Nya?
Tanpa BELAS KASIH dari Nya, kita ini bukan apa-apa.

Oleh karena itu, untuk apa kita terlalu erat memegang HARTA dunia kita?
Tahukah kalian bahwa kekayaan sesungguhnya bukanlah karena kita memiliki
HARTA yang berlimpah, namun kekayaan sesungguhnya ada di dalam HATI
dan ketika kita memiliki MATA HATI yang selalu terbuka untuk sesama,
itulah yang disebut KEKAYAAN SEJATI.

Sedangkan, kehidupan manusia yang paling berbahagia adalah kehidupan
yang bisa BERMURAH HATI dan BERBELAS KASIH pada semua makhluk.

*The purpose of human life is to show compassion and will to help others*

Always smile
*miracla*

Kamis, 22 Agustus 2013

MENABUR KAPAS

Selamat siang!

Pernahkah kalian melihat sebuah bantal yang isinya dikeluarkan
kemudian ditabur keluar dan dibiarkan beterbangan ditiup angin?
Kapas-kapas isi bantal itu akan beterbangan kemana saja angin membawanya.

Lalu, pernahkan kalian membayangkan, bagaimana caranya mengumpulkan
kembali kapas-kapas yang sudah terlanjur keluar tersebut?
Bisakah kapas-kapas itu terkumpul dan bisakah mengisi kembali ke dalam bantal?

Sobat, kapas-kapas yang telah dikeluarkan dari dalam bantal tidak mungkin
kita punguti dan kumpulkan kembali untuk mengisi bantal.
Kapas-kapas itu telah terlanjur beterbangan dibawa angin entah kemana.

Seperti halnya sebuah berita, cerita ataupun gosip yang tidak benar dan
terlanjur kita ucapkan. Semuanya akan beterbangan kemana saja seperti
halnya kapas-kapas tadi.

Sekuat apapun usaha kita untuk menarik dan mengumpulkan kembali, semuanya
hanya akan sia-sia saja. Semua yang telah tersebar tidak mungkin kita tarik kembali.

Kata MAAF dan PENYESALAN pun pada akhirnya tidak ada gunanya.
Oleh karena itu, pikirkanlah matang-matang sebelum berbuat dan sebelum
mengucapkan kata-kata yang menyakitkan hati banyak orang. Agar tidak ada
penyesalan di kemudian hari.

Always smile
*miracle*


Rabu, 21 Agustus 2013

SEPATAH KATA

Sobat, sejatinya sepanjang perjalanan kita mengarungi lautan kehidupan
ini selalu ada inspirasi yang bisa kita ambil intisarinya.

Sebuah inspirasi yang selalu muncul memenuhi ruang hati akan bisa
kita renungkan dan simak dengan baik. Dari merenung dan menyimak,
kita akan menemukan intisari kehidupan yang akan membawa langkah kita
untuk menjadi lebih baik dan bijak.

SEPATAH KATA yang terucap tanpa dipikirkan terlebih dahulu karena
adanya perasaan dengki, ingin lebih menonjol dari yang lain, merasa
diri sendiri paling tahu dan benar, hanya akan menimbulkan seribu masalah.

Kedamaian yang telah tercipta menjadi berantakan.
Kasih sayang yang terjalin menjadi putus.
Kebersamaan yang telah terikat menjadi terurai lepas.

SEPATAH KATA yang akan mengalir keluar akan indah, jika melalui
pemikiran yang bijak, ditimbang dengan matang, apakah hal tersebut
membawa kebaikan untuk semua orang.

SEPATAH KATA yang keluar dan menyakiti hati banyak orang, bagaikan
kaca yang dipukul pecah. Dan kaca yang pecah tak akan bisa ditambal,
bekas nya akan selalu tampak.

Oleh karena itu -buanglah jauh-jauh dari dalam pikiran dan hati kita-
selalu merasa diri sendiri tahu segalanya dan selalu benar, sedangkan
orang lain selalu salah.
Jagalh pula ucapan yang akan kita keluarkan, jangan sampai apa yang
kita ucapkan menyakiti hati orang banyak.

Belajarlah dari jalan-jalan yang telah kita lewati untuk bisa menjadi
lebih bijak dalam melangkah ke depan, dan jangan selalu mengulang
kesalahan di masa lalu.

Always smile
*miracle*


*Jangan pernah merasa didi paling tahu  dan benar, agar benih
kesombongan tidak tumbuh*